Post Page Advertisement [Top]

ArtikelHumasKesiswaan

MADRASAH ALIYAH YAPIS AL-OESMANIYYAH HADIRI PENUTUPAN MHQ DISABILITAS NETRA INTERNASIONAL DI SKIPE DOME PIK 2 BANTEN

 
Jakarta, 8 Desember 2025
Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah Jakarta Utara ikut berpartisipasi dalam penutupan dan pengumuman pemenang Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) Disabilitas Netra. MA YAPIS Al-Oesmaniyyah menjadi satu-satunya madrasah swasta di Kota Jakarta Utara yang mendapat undangan penutupan MHQ Disabilitas Netral International yang diadakan oleh Liga Muslim Dunia (Muslim World League/Rabithah 'Alam Islami).

Indonesia menjadi tuan rumah gelaran Musabaqah Hifdzil Qu'ran (MHQ) Internasional pertama bagi penyandang disabilitas netra, hasil kolaborasi antara Kementerian Agama dan Liga Muslim Dunia. Ajang International yang berlangsung hingga 6 Desember 2025 ini mempertemukan para penghafal Al Quran tunanetra dari berbagai negara. Dari total 140 peserta internasional, sebanyak 15 peserta dari 12 negara berhasil melaju ke babak grand final. Kegiatan MHQ Disabilitas Netral ini telah berlangsung mulai 2 Desember 2025, yang memperlombakan 5 (lima) kategori, yaitu, Hafalan 30 Juz dengan Matan Al-Jazariyah, Hafalan 30 Juz Putra, Hafalan 30 Juz Putri, Hafalan 20 Juz, dan Hafalan 10 Juz.

Sesuai undangan dari  Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi DKI Jakarta, Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah mengirimkan dukungan sebanyak 45 siswa dengan 6 Guru Pendamping. Kehadiran madrasah pinggiran ini merupakan bentuk dukungan atas terselenggaranya ajang internasional untuk MHQ Disabilitas Netra.

Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional untuk Disabilitas Netra berakhir pada Sabtu (6/12/2025) malam. Albasira International Quran Memorization Competition for the Blind ditutup oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar dan telah melahirkan sejumlah juara. Acara penutupan dilakukan di Spike Airdome PIK 2 Provinsi Banten. Hadir sejumlah tokoh nasional mendampingi Menteri Agama, diantaranya Ketua MPR RI, Bapak Ahmad Mujani, dan Wakil Ketua MPR RI Bapak Hidayat Nurwahid.

Bagi Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah, kehadiran pada even internasional ini memberikan arti tersendiri. Suatu kehormatan dan kebanggaan dapat menyaksikan perwakilan dari berbagai negara muslim yang mempersembahkan penghafal Qur'an walaupun dalam keterbatasan penglihatan. Semangat ini mudah-mudahan menjalar dan memberikan energi kepada madrasah pinggir Teluk Jakarta ini tetap berkarya dan berjaya walaupun dalam keterbatasan. (Humas MA YAPIS Al-Oesmaniyyah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]