Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah Jakarta Utara mengadakan rapat kelulusan kelas XII. Rapat ini akan memutuskan dan penentuan keberlanjutan dari lima puluh lima siswa kelas akhir yang telah menyelesaikan seluruh ranhkaian pembelajaran. Rapat dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 28 April 2026, di ruang kelas XI IPS.
Seluruh guru dan tenaga kependidikan menghadiri rapat kelulusan ini, dengan agenda utama penentuan dan penetapan kelulusan kelas XII. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Basuki, S.Si dengan rangkaian acara, Pembukaan, Sambutan dan Arahan Kepala Madrasah, Rapat Kelulusan, Paparan Raport Madrasah, Persiapan Pelepasan Siswa, Persiapan Penerimaan Siswa Baru, Ramah Tamah dan Penutup.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Bapak Drs. Muslimin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dari seluruh guru dan tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan kebersamaan dan kekompakan dari seluruh elemen madrasah untuk terus berbenah, memberikan pelayanan yang terbaik bagi siswa-siswa MA YAPIS Al-Oesmaniyyah. Kepala Madrasah juga menyampaiak ucapan terima kasih atas dukungan dan bimbingan dari seluruh eleman madrasah, hingga pada rapat kelulusan ini dapat menghantarkan hasil 100% lulus.
Selain membahas agenda utama yaitu kelulusan siswa akhir, rapat juga membahas persiapan pelepasan kelas akhir, yang akan dilaksanakan pada hari Ahad, 10 Mei 2026. Dalam rapat ini juga disampaikan paparan terkait Rapor Madrasah Aliyah YAPIS Al-Oesmaniyyah. Rapot ini memberikan gambaran tentang perkembangan madrasah ditinjau dari berbagai intrumen. Antara lain tingkat pengetahuan numerasi, literasi, kualitas pembelajaran, daya dukung pembelajaran, karakter peserta didik, keamanan lingkungan belajar.
Rapat juga membahas persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Ketua SPMB Bapak Ali Helmi, S.T memberikan paparan rencana aksi SPMB tahun 2026-2027. Target kuota siswa baru 80 siswa menjadi bahasan penting. Berbagai cara dan strategi menjadi bahasan yang cukup intens. Berbagai masukan dari guru dan tendik menjadi catatan dan modal untuk terus dan tetap bergerak untuk memenuhi kuota yang ditargetkan. (Humas MA YAPIS Al-Oesmaniyyah)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar